Sabtu, 07 Mei 2011

RANCANG BANGUN EKONOMI ISLAM

BAB I
RANCANG BANGUN EKONOMI ISLAM

A.Definisi

Ekonomi mikro islam dapat diartikan sebagai ilmu ekonomi yang mempelajari atau menitik beratkan pada prilaku dan aktifitas masing-masing unit ekonomi.individu,rumah tangga dan perusahaan.
dan menurut pendapat yang lainnya ekonomi mikro islam adalah suatu bidang yang menganalisis mengenai bagian bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.
dari definisi diatas dapat disimpulkan hubungan antara konsumen dan produsen serta prilaku masing masing dalam menentukan permintaan dan penawaran yang akhirnya membentuk harga baik barang maupun jasa.
Ekonomi islam dapat sebagai suatu bangunan yang memiliki struktur dan landasan,tiang dan atap.Landasan untuk ekonomi islam terdiri dari empat unsur atau komponen yaitu,
Tauhid
Adil
Nubuwwah
Ma’ad
Tauhid berati keesaan tuhan sebagai pencipta langit dan bumi dan sebagai pemilik semua yang ada di dunia ini,dan pemberi rezeki bagi umat umat manusia didunia.
Dari sikap menyadari keterbatasan manusia,yang kaya bias menjadi miskin dan sebaliknya,itu semua adalah sikapn adil.adil bukan lah sama rata atau sama ras,melainkan tidak berbuat dholim.nubuwwah adalahjawaban atas kebutuhan ini,rasulillah memberikan contoh bagaimana cara melakukan kegiatan ekonomi yang dapat membawa kesuksesan bagi kita baik di dunia maupun diiakhirat.
Setelah kita mengetahui landasannya kini masalah tiangnya,untuk tiang perekonomian islam terdiri dari tiga yaitu pertama pengakuan islam mengakui adanya kepemilikan pribadi,kepemilikan bersama dan kepemilikan Negara.Hal ini sangat berbeda dengan konsep kapitalis klasik yang hanya mengakui kepemilikan peribadi saja.

Pemikir ekonom-ekonom muslim kontemporer dapat diklasifikasikan menjadi tiga  :
Baqir As-Sadr
mainstream
Alternatif krisis

a .mazhab Baqir As-Sadr, baqir as-sadr dari bukunya yaitu : iqtishduna
mazhab ini berpendapat bahwa ilmu ekonomi tidak pernah sejalan dengan islam, ekonomi tetap ekonomi, islam tetap islam.
Menurut ilmu ekonomi, masalah ekonomi muncul karena adanya keinginan manusia yang tidak terbatas sedangkan sumber daya yang tersedia terbatas jumlahnya.
Baqir as-sadr menolak pernyataan itu, menurut mereka islam tidak mengenalkan adanya sumber daya yang terbatas, (dalil Q.S : 54:49)
mashab ini berpendapat permasalahan ekonomi itu muncul dikarenakan adanya distribusi yang kurang merata dan kurang adil karena adanya eksploitasi dari pihak yang  kuat terhadap pihak yang lemah.
.
Istilah ekonomi islam menyesatkan dan kontradiktif, sehingga diganti dengan iqtishad (equilibrium) atau keadaan sama, seimbang atau pertengahan.
Tokoh : baqir al-hasani, iraj toutounchian, hedayati.

b. mazhab Mainstream, menurut mazhab ini permasalahan ekonomi itu muncul dikarenakan sumber daya yang di hadapkan pada keinginan manusia yang tidak terbatas..
contoh kasusnya : permintaan dan penawaran beras diseluruh dunia berada pada titik equilibrium, dibandingkan dengan tempat dan waktu tertentu terjadi kelangkaan sumber daya, contoh negara diethiopia dan Bangladesh lebih langak dibandingkan dengan Thailand.

c .mazhab Alternatif Klasik, Mazhab ini berpendapat bahwa ekonom islam adalah tafsiran manusia berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah, sehingga nilai kebenarannya tidak mutlak. Proporsi dan teori yang diajukan oleh ekonomi islam harus selalu diuji kebenarannya.


 a.ciri-ciri ekonomi islam

kepemilikan multi jenis, prinsip umum kepemilikan yang berlaku adalah kepemilikan swasta. Dalam sistem sosialis kepemilikan negara, dalam islam, berlaku prinsip kepemilikan multi jenis (mengakui bermacam-macam bentuk kepemilikan, baik swasta, negara atau campuran.
Prinsip ini terjemahan dari nilai tauhid : pemilik primer Allah swt, sedangkan manusia sebagai pemilik sekunder.
   2.   kebebasan bertindak atau berusaha
penerapan nilai akan melahirkan pribadi-pribadi yang professional dan prestatif dalam segala bidang, termasuk dalam bidang ekonomi dan bisnis. Meneladani  sifat-sifat rasul dalam aktivitasnya (siddiq, amanah, tabligh dan fathanah) dan digabungakn dengan nilai keadilan dan khilafah (good governance) akan melahirkan prinsip freedom to act pada setiap muslim (umumnya) dan para ekonom islam (khususnya) sehingga akan menciptakan mekanisme pasar dalam perekonomian.
Kebebasan dilandasi dengan prinsip shariah (nilai keadilan) sehingga tidak terdapat distorsi, transaksi yang dilarang (riba, gharar (tidak pastian), tadlis (penipuan).
   3.   keadilan social
prinsip sosial gabungan antara nilai khilafah dan nilai ma'ad, pemerintah bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan pokok dan menciptakan keseimbangan sosial.
Dalam islam keadilan diartikan suka sama suka dan satu pihak tidak terdzalimi, maka islam membolehkan intervensi harga maupun pasar (al-hisbah).
Pengertian tadlis menurut tafsir ekonomi islam (suatu transaksi yang sebagian informasinya tidak diketahui oleh salah satu pihak karena disembunyikannya informasi buruk oleh pihak lain).


b.Akhlak Merupakan Perilaku Islami Dalam Perekonomian
Sekarang kita telah memiliki landasan teori yang kuat, serta prinsip-prinsip sistem ekonomi islam yang mantap. Namun, dua hal ini belum cukup karena teori dan sistem menuntut adanya manusia yang menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam teori dan sistem tersebut. Dengan kata lain, harus ada manusia yang berperilaku, berakhlak secara professional  dalam bidang tertentu yakni ekonomi. Baik dia berada pada posisi produsen, konsumen, pengusaha, karyawan atau sebagai pejabat pemerintah sekaligus. Karena teori yang unggul dan sistem ekonomi yang sesuai syariah sama sekali bukan merupakan jaminan bahwa perekonomian umat islam akan otomatis maju.
Sistem ekonomi islam hanya memastikan bahwa tidak ada transaksi ekonomi yang bertentangan dengan syariah.Karena itu pelaku ekonomi dalam kerangka ini dapat saja dipegang oleh umat non-muslim. Perekonomian umat islam baru dapat maju bila pola piker dan pola laku umat-umat muslimnya itu sendiri sudah itqan  dan ihsan. Hal ini mungkin salah satu rahasia sabda Nabi :
"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq". Karena akhlak  menjadi indicator atau tolak ukur baik-buruknya manusia. Baik-buruknya perilaku bisnis para pengusaha menentukan sukses-gagalnya bisnis yang telah dijalankannya.
Teori merupakan pengetahuan ilmiah yang mencakup penjelasan mengenai suatu factor tertentu dari sebuah disiplin keilmuan.
Teori terdiri dari :
seperangkat definisi secara jelas merumuskan variabel yang digunakan
sejumlah asumsi yang menggambarkan tentang kondisi dimana teori tersebut bisa berlaku
hipotesa dengan hubungan antar variabel
prediksi yang diangkat dari asumsi pada teori dan bisa diuji melalui empiris aktual
ekonomi islam sebagai hipotesa (ekonomi islam dibentuk murni dari pemikiran dan pengembangan asumsi-asumsi,
teori konsumsi Monzer Kahf (1981) :
islam dilaksanakan oleh masyarakat
zakat hukumnya wajib
tidak ada riba dalam perekonomian
mudharabah merupakan wujud perekonomian
pelaku ekonomi mempunyai perilaku memaksimalkan


B.Konsep Pengembangan Ekonomi Islam
Penegakan syariat islam dibidang ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga level lapangan permainan (level of playing field) yaitu :


Teori Ekonomi
Islam Sistem Ekonomi
Islam Perekonomian
Umat Islam  
Komponen bahasan Aqidah
Adil
Nubuwwa
Khilafah
Ma'ad
Kepemilikan individu
Kepemilikan bersama
Kepemilikan negara
Kebebasan bertransaksi
Dalam kerangakan syari'ah
Kesejahteraan sosial
(pemenuhan kebutuhan
dasar bagi si miskin, dan penciptaan
hubungan harmonis sikaya dan simiskin) Pola laku
Muslimin
Muslimat pelaku
Ekonomi







 
Wacana Ilmu Regulatory rule : apa
Yang boleh dan yang
Tidak boleh dilakukan.
Constitution rule :
Definisi Kinerja unit
Ekonomi umat
islam  
Pelaku utama Ilmuwan DPR, pemerintah Umat islam  
Dalil Al-Qur'an &
hadist Kaedah fikih"Al Ashu
Fil Asyiaa'al ibadah ma syara'un "antum a'lamu bi 'umri dunyakun"

Penegakan pada salah satu level saja tidak menghasilkan tegaknya syariat islam dalam bidang ekonomi. Teori ekonomi islam yang kuat tanpa diterapkan menjadi sistem, hanya menjadikan ekonomi islam sebagai kajian ilmu saja tanpa memberi dampak pada kehidupan.

C.Rancang bangun ekonomi islam




Nilai-nilai universal:teori ekonomi
Nilai-nilai ini menjadi salah satu inspirasa untuk membangun ekonomi islam.keberadaan suatu nilai semata-mata pada perilaku ekonomi untuk dapat mennghasilkan suatu perekonomian yang normatif.oleh karena itu,inplementasi nilai ini harus secara bersama-sama didasarkan atas prinsip-prinsip ekonomi.perinsip ini yang akan menjadikan bangunan ekonomi islam yang dinamis,dan nilai yang berfungsi untuk mewarnai kualitas bangunan tersebut.
Nilai-nilai yang terkandung dalam al quran dan hadits terkait dengan ekonomi sangat banyak.nilai-nilai ini sangat menjadi inspirasi untuk membentuk teori-teori ekonomi islam. Seperti yang telah disebutkan diatas nilai nilai tersebut yaitu:
Keadilan
Keadilan merupakan nilai yang paling asasi dalam ajaran islam,sebagaimana makna adil tersebut secara gari besar  keadilan dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana terdapat kesamaan perilaku dimata hukum,kesama dalam hak hidup secara layak,dan lain lainnya.
Berdasarkan makna adil yang tedapat dalam alquran ada beberapa nilai yang berasal darinya,yaitu:



persamaan hukum
adalah semua orang diberlakukan dengan hak yang sama dimata hukum,tidak boleh terdapat deskriminasi terhadap seseorang dimata hukum atas dasar apapun,juga dalam konteks ekonomi semua orang diberlakukan dengan cara yang sama.
Proporsional
Adalah adil tidak selalu disamakan sebagai hak umum hak ini disesuaikan dengan ukuran setiap indifidu atau baik dari sisi tingkat kebutuhan ,pengorbanan,tanggung jawab,atau pun kontribusi yang diberikan dari seseorang.
Tauhid
Tauhid adalah salah satu pondasai dalam ajaran islam,dengan tauhid kita daat menyatakan bahwa tiada tuhan yang patut disembah selain Allah,dan manusia diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepadanya dan segala aktivitas manusia dalam hubungan  baik dengan alam maupun dengan manusia,dibingkai dengan kerangka hubungan dengan Allah.karena kepadanya kita akan mempertanggung jawabkan segalanya,begitu juga dengan aktivitas ekonomi dan bisnis.
Takhaful
Konsep tafakul dapat dijabarkan sebagai berikut
Jaminan terhadap kepemilikan dan pengelolaan sumber daya oleh indifidu.
Jaminan setiap indifidu untuk membangun keluarga sakinah.
jaminan untuk amar ma’ruf nahi mungkar.
Perinsip ekonomi islam merupakan kaidah kaidah pokok yang membangun struktur atau kerangka ekonomi.yang digali dalam al quran dan sunnah.prinsip  ekonomi ini berfungsi sebagai pedoman dasar bagi setiap individu dalam perilaku ekonomi.prinsip perinsip tersebut adalah:
kerja
didalam islam manusia diperintahkan untuk bekerja semasa hidupnya,islam membagi waktu menjadi dua untuk beribadah dan untuk mencari rezeki.
Kebebasan
Dalm pandangan islam manusia memiliki kebebasan untuk m,engambil tindakan yang diperlukan untuk mempeoleh kemaslahatan yang tertinggi yang ada pada kekuasaan.

Keseimbangan
Dalam arti sempit dalam kegiatan sosial,keseimbangan terciptanya suatu situasi dimana tidak ada satu pihak pun yang dirugiakan.
efisiensi
pebandingan terbaik antara sesuatu kegiatan dengan hasilnya.suatu kegiatan pengelolaan sumber daya melibatkan lima unsur yaitu,keadilan,tenaga,bahan,waktu dan ruang.

Khilafah
Secara umum adalah tanggung jawab sebagai penganti atau utusan Allah didalam semesta.manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin dibumi yaitu untuk menjadi wakil Allah  untuk memakmurkan bumi dan alam semesta.
Tanggung jawab berprilaku ekonomi dengan cara yang benar,suatu usaha pemilik pengelola sumber daya  dengan cara yang tidak bebar dapat merusak  pada lingkungan baik kerusakan yang berdampak langsun maupun kerusakan yang akan berdampak dikemudian hari.secara praktis manusia diwajibkan untuk mengikuti semua petunjuk Allah.
Tanggung jawab untuk mewujudkan maslahah maksimum,dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi nilai yang digariskan  islam memberikan kemanfaataan besar bagi kehidupan manusia sebagaimana sarana terciptanya kesejahteraan .














Daftar pustaka

http://islamic-economic.blogspot.com/2007/12/kerangka-teori-ekonomi-mikro-islam.html
muhammad,ekonomi mikro dalam perspektif islam,yogyakarta:BPFE,2004
Hendrianto,pengantar ekonomi mikro islam,yogyakart:ekonisia,2003
Gredner ackley,teori ekonomi mikro.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar